Hardware dan Software yang digunakan pada Jaringan Wireless

1. Jaringan Wireless :


Jaringan wireless menggunakan electromagnetic airwaves untuk bertukar data ataupun informasi yang dibutuhkan. Gelombang radio biasa digunakan sebagai pembawa karena dapat dengan mudah mengirimkan daya ke penerima. Data ditransmikan dengan cara ditumpangkan pada gelombang pembawa sehingga bisa diextract pada ujung penerima. Data ini umumnya digunakan sebagai pemodulasi dari pembawa oleh sinyal informasi yang sedang ditransmisikan. Begitu datanya sudah dimodulasikan pada gelombag radio pembawa, sinyal radio akan menduduki lebih dari satu frekuensi, hal ini terjadi karena frekuensi atau bit rate dari informasi yang memodulasi ditambahkan pada sinyal carrier.


2. Hardware yang digunakan pada wireless

a. Hardware Access Point + plus


Perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router.


b. PCMCIA Adapter


Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.


c. USB Wireless Adaptor


Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.


d. USB Add-on PCI slot


Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.


e. Mini PCI bus adapter


PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah notebook.

f. PCI card wireless network

PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.

3. Software yang digunakan pada wireless

a. Wireless Wizard


Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi, WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.


b. Easy wifi radar


untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa kerumitan.


c. Advanced port scanner


dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentukan.

Acer Stream, Pilihan Baru Android Macho

Acer Stream, Pilihan Baru Android Macho

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar smartphone berbasis Android yang tumbuh pesat membuat vendor handset berlomba-lomba merilis model beragam. Namun, pilihan smartphone Android terbilang unik karena banyak yang tampil dengan model rigid, persegi, dan terkesan kaku.

Makanya, Acer pun pede mengeluarkan produk yang tampil dengan kesan jantan semacam itu pada model yang diberi nama Acer Stream. Sebelumnya, vendor asal Taiwan yang belum lama masuk bisnis smartphone itu, sudah lebih dulu merilis model Android yang "stylish" Acer Liquid E dan Acer Liquid E edisi Ferrari.

"Kalau Liquid E dari sisi desain lebih fancy, lebih friendly. Kalau yang ini sitilahnya buat pengguna yang geeks, lebih macho lah," kata Husen Halim, Consumer Brand Manager Acer Indonesia saat memperkenalkan smartphone Acer Stream di Jakarta, Kamis (14/10/2010).

Dari segi bentuk, Acer Stream memang sekilas mirip dengan smartphone Android andalan vendor lainnya seperti buatan HTC dan Motorola. Warna hitam dengan casing logam membuatnya makin terasa mantap. Ukuran layarnya tergolong lebar dengan 3,7 inci dan menggunakan AMOLED yang menyajikan gambar jernih dengan kontras rasio hingga 10.000:1.

"Prosesornya 1 GHz merupakan yang paling tinggi di pasaran saat ini, belum ada yang lebih tinggi. Menggunakan Qualcomm Snapdragon," jelas Husen. Sistem operasinya Android 2.1 atau Eclair dan dapat di-upgrade ke Android 2.2 atau Froyo yang direncanakan akhir tahun ini. Proses komputasinya juga didukung memori RAM dan ROM masing-masing 512 MB dan memori internal NAND flash 2 GB serta memori eksternal micro SD 8 GB yang dapat ditingkatkan hingga 32 GB.

Seperti smartphone Android lainnya, Acer Stream terhubung dengan Android Market yang menyediakan beragam aplikasi yang bebas diunduh. Saat ini, tercatat tak kurang dari 140.000 aplikasi dapat dipilih pengguna baik yang gratis maupun berbayar.

User interface-nya pun tidak standar. Acer menggunakan Acer UI 4 yang dikembangkan sendiri untuk smartphone buatannya meski pengguna tetap dapat memilih untuk menggunakan user interface standar bawaan Android. UI 4 menyediakan menu cepat untuk mengakses history, file multimedia, dan 8 aplikasi favorit.

Fitur multimedia, musik dan video, menjadi andalan terbukti dengan tersedianya tombol cepat untuk mengakses multimedia, berupa tombol play, forward, dan backward. Acer Stream juga menyediakan aplikasi bawaan Musica, aplikasi untuk melacak judul lagu, sehingga pengguna tak perlu emngunduh lagi. Di layar depan (homescreen) juga ada Nemo Player untuk mengakses dan menjalankan langsung file multimedia.

Selain itu, fitur yang diunggulkan lainnya adalah kemampuan merekam video berkualitas HD 720p. Pengguna dapat memanfaatkan kamera 5 megapixelnya untuk merekam video HD tanpa batas ukuran maksimum. Hasil rekaman juga dapat langsung diputar dan ditayangkan ke layar monitor dengan kabel micro HDMI. Acer Stream diklaim sebagai smartphone pertama yang menyertakan port dan kabel micro HDMI untuk playback di layar monitor.

Sayangnya fitur ini hanya bisa terhubung dengan televisi yang telah mendukung port HDMI sehingga tidak dapat dilihat di monitor LCD konvensional atau monitor tabung. "Sasarannya memang menengah ke atas. Yang sudah menggunakan handset dengan kabel HDMI asumsinya juga sudah memiliki televisi LCD berfitur HDMI," ujar Dony Friawan, Presales Specialist Acer Indonesia. Produk yang telah tersedia di pasaran ini dibanderol dengan harga Rp 5,490 juta.

Spesifikasi Acer Stream: Prosesor: Qualcomm Snapdragon 8250, 1 GHz Sistem Operasi: Android 2.1 (Eclair) bisa di-upgrade ke Android 2.2 (Froyo) Memori: RAM/ROM 512 MB, NAND flash 2 GB, eksternal memori 8 GB (bisa di-upgrade hingga 32 GB Kamera: 5 MP Layar: AMOLED 3,7 inci Koneksi: WiFi 802.11 b/g/n, micro USB, micro HDMI, 3,5 mm jack, FM-RDS receiver, Bluetooth, GPS, HSDPA 7,2 Mbps, HSUPA 2 Mbps Baterai: Li Ion 1400 mAH aktif hingga 7 jam.

Sumber : http://id.news.yahoo.com/kmps/20101014/ttc-acer-stream-pilihan-baru-android-mac-566ebb2.html

Perkembangan Telematika di Dunia Industri dari 2004 - 2009

A. KONDISI GLOBAL SAAT INI

Pertumbuhan ekonomi Nasional pada tahun 2005 sebesar 5,6%, pertumbuhan sektor industri pada tahun 2005 sebesar 5,9 %, sedangkan peranan sektor industri terhadap PDB pada tahun 2005 sebesar 25,3 %. Berdasarkan hal tersebut, sasaran pertumbuhan Industri Alat Transportasi dan Telematika tumbuh sebesar 12,40 % dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 95.510 orang pertahun selama 5 tahun (2005 – 2009). Sementara pada tahun 2006 pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 % dan pertumbuhan industri sebesar 5,0 % sedangkan peranan industri terhadap PDB adalah sebesar 25,4 %.

PROGNOSA PERTUMBUHAN INDUSTRI TELEMATIKA

No.

INDUSTRI

PERTUMBUHAN INDUSTRI

2004

2005

2006**

2006*

2007*

2008*

2009*

1

Elektronika

9,3

10,6

6,31

10,5

10,6

10,4

9,52

2

Telematika

9,8

13

12

10,4

10

12,2

12,1

**) Triwulan III

*) Proyeksi

Pada tahun-tahun terakhir ini pemerintah melalui Departemen Perindustrian telah mencanangkan program pengembangan sentra industri telematika seperti Regional IT Centre of Excellence (RICE) dan Incubator Business Centre (IBC) yang menyebar di beberapa tempat seperti Jakarta, Depok, Bandung, Solo, Surabaya, dan Bali. Diharapkan lima tahun mendatang RICE dan IBC ini akan menyebar di seluruh Indonesia. RICE dan IBC ini akan mempercepat penumbuhan dan perkembangan industri telematika di daerahnya.

Disamping mendorong pengembangan simpul-simpul produksi piranti lunak, pemerintah harus dapat menciptakan suatu mekanisme pertukaran informasi yang berkenaan dengan usaha jasa Telematika. Jaringan jasa Telematika yang terkait dengan suatu produk tertentu maupun yang berkenaan dengan pengembangan sistem sangat besar manfaatnya untuk mendorong pemanfaatan produk-produk Telematika secara optimal. Melalui simpul-simpul produk piranti lunak dan jaringan jasa Telematika tersebut pada gilirannya akan merangsang tumbuhnya produk-produk. Telematika baru baik piranti lunak maupun keras di dalam negeri.

Dalam pengembangan industri Telematika membutuhkan dukungan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdidik dan terampil di bidangnya serta dukungan kultur Telematika yang memadai. Dalam kaitan ini harus didukung oleh Undang-undang dan peraturan yang mengatur Hak Cipta, Paten dan Merek, ketenagakerjaan, dan investasi. Adanya kepastian hukum tersebut mendorong para penanam modal dalam negeri dan asing tertarik untuk mendirikan industri Telematika, baik berupa industri penghasil perangkat lunak dan keras maupun penghasil sarana infrastruktur di Indonesia.

B. KEMAMPUAN INDUSTRI TELEMATIKA DI DALAM NEGERI

1. Kelompok dan populasi industri telematika, pada tahun 2005 :

Ø Industri komputer

- Industri(Menengah dan Besar) : ± 50

perusahaan

- Industri Perakit : ± 5.000 perakit

Ø Industri software

- Software(menengah & besar) : ± 54

perusahaan

- Software House : ± 214 perusahaan

Ø Industri ialat telekomunikasi : ± 12

perusahaan

Ø Industri Animasi : ± 150

perusahaan

Techno-park ada di Bandung, Bogor dan Cimahi. Konsentrasi populasi industri telematika sebagian besar berada di kota-kota besar, terutama Jakarta, Surabaya dan Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Batam.

Sumber : http://iatt.kemenperin.go.id/

  • about

    seorang pria yang terlahir diawal tahun 1988, terlahir tanpa apapun...dan ingin menjadi sesuatu yang berarti bagi semua orang.

    welcome guest

    Name :
    Web URL :
    Message :

    followers

    time